Haliana-Ilmiati Daud Siapkan Program Perikanan Terpadu untuk Sejahterakan Masyarakat Pesisir

Haliana-Ilmiati Daud Siapkan Program Pembangunan Perikanan Terpadu untuk Sejahterakan Masyarakat Pesisir

WAKATOBI – Salah satu program terpenting yang disiapkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi, H. Haliana SE dan Ilmiati Daud SE, M.Si yakni perikanan terpadu Wakatobi.

Paslon No Urut 2 tersebut menilai, program perikanan terpadu ini, nantinya akan menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir Wakatobi, khususnya nelayan.

Perikanan terpadu merupakan terobosan pemerintah pusat lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang ditekankan lewat pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana penunjang serta sistem pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan.

Program tersebut yang akan diupayakan dikembangkan maksimal oleh Haliana dan Ilmiati jika terpilih di Pilkada 2020. Sebab potensi perikanan Wakatobi cukup besar dan bisa melayani kebutuhan permintaan pasar ikan di Sultra.

“Saya kasih gambaran, ikan layang kebutuhan Indonesia setiap hari 3.954 ton. Yang baru terpenuhi sebanyak 2.367 ton . Sulawesi Tenggara ini baru mampu menyuplai 350 ton per hari. Peluang kita masih ada diatas 1000 ton,” papar Haliana dalam orasinya politiknya.

Menurutnya, jika perikanan terpadu sudah terbangun di Wakatobi bukan hal yang sulit meningkatkan pendapatan nelayan. Sebab daerah akan membeli hasil tangkap nelayan lewat Perusahaan daerah (Perusda). “Jadi nelayan tidak akan rugi lagi karena hasil tangkap mereka dibuang begitu saja karena tidak laku,” pungkasnya.

Ditambahkannya, program pusat tersebut juga nantinya akan mengurasi angka pengangguran di Wakatobi. Karena akan terjadi perekrutan tenaga tambahan di kapal-kapal nelayan milik masyarakat.

Apalagi berdasarkan data statistik, tidak sedikit masyarakat Wakatobi yang berprofesi sebagai nelayan. “Makka bagi kita ini kita kejar, karena wilayah kita sekitar 1, juta hektar lebih, 97 persennya adalah laut,” sambungnya.(A-2)

You might also like More from author

Comments are closed.