Direktur PDAM Baubau Tinjau Mesin Gengset yang Rusak

BAUBAU-Direktur PDAM Kota Baubau, Jemmy Hersandy. SE, meninjau kondisi mesin gengset di Wamembe, Kalialia, Sabtu 24 Oktober 2020. Mesin penyuplai listrik untuk kebutuhan pompa air tersebut mengalami kerusakan hingga menyebabkan terputusnya aliran air di Kelurahan Kantalai.

Saat melihat kondisi mesin gengset, Jemmy Hersandy didampingi Kabag Teknik PDAM, Ny, Sulsia Rahmawati, SP,MT. Usai meninjau kondisi mesin, Jemmy Hersandy menyatakan kerusakan mesin gengset cukup parah.

“Cukup parah, karena mesin harus di ofersize, tapi saya sudah tekankan untuk dilakukan perbaikan secepatnya. Guna mengatasi kebutuhan air bersih masyarakat yang berada di wilayah Kantalai. “Itu ada banyak keluhan pelanggan, kami harus cepat cari solusi untuk menyelesaikannya, karena air bersih adalah kebutuhan dasar semua warga,” ujar Jemmy Hersandy.

Kata dia, dari hasil pemantauannya di lokasi bersma Kabag Teknik PDAM, mesin gengset yang beroperasi disana ternyata memang salah satu mesinnya rusak dan sementara ini masih diperbaiki. Belum bisa dipastikan berapa lama waktu perbaikan mesin tersebut. Namun teknisi yang sedang bekerja memperkirakan butuh waktu seminggu, karna itu kami berharap kepada pelanggan yang airnya ssedang tdk mengalir karena gangguan keruasakan mesin dapat bersabar menunggu perbaikan yang sedang dilakukan teknisi.

“Tadi masih ada teknisinya, masih bekerja melakukan upaya perbaikan mesin, montirnya me

Teknisi sedang melakukan perbaikan kerusakan mesin gengset di wamembe.

nyampaikan proses penyelesaian pekerjaannya itu paling lama 1 minggu, karena ternyata mesin y

ang sedang diperbaiki saat ini sebelumnya telah diperbaiki oleh orang lain, sehingga dibutuhkan ketelitian untuk memastikan pekerjaannya selesai dengan hasil maksimal,” tukas Dirut yang baru menjabat beberapa hari.

Sementara itu, Kepla Bagian Umum PDAM Baubau, Anton Madja, menambahkan, PDAM telah berupaya maksimal dalam mempercepat perbaikan mesin gengset dengan harapan aliran air bersih untuk warga di Kantalai cepat normal kembali.

“Insya Allah kita percepat perbaikannya, kemarin alatnya yang rusak sudah tiba, kami datangkan dari makassar, hanya memang biasanya perbaikan itu butuh waktu sepekan,” katanya. (adm)

 

You might also like More from author

Comments are closed.