Sekda Baubau Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Koperasi
BAUBAU-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau, La Ode Darussalam, S.Sos., M.Si., membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi Umum/Konvensional dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tahun 2026, Senin (28/09/2026), bertempat di Aula Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Kota Baubau.
Dalam sambutannya. Sekda Kota Baubau La Ode Darus Salam, S.Sos, M.Si mengungkapkan, pelatihan tersebut merupakan langkah penting Pemerintah Kota Baubau dalam membangun koperasi yang kuat, modern, profesional dan berdaya saing. Koperasi bukan sekadar wadah kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi juga merupakan bentuk nyata semangat gotong royong, kebersamaan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Melalui Koperasi Umum/Konvensional dan Koperasi Kelurahan Merah Putih, Pemerintah Kota Baubau ingin menghadirkan model pemberdayaan masyarakat yang benar-benar tumbuh dari bawah, dikelola oleh warga dan hasilnya dapat dirasakan oleh warga itu sendiri. Inilah wujud nyata semangat dari kita, oleh kita dan untuk kita,”ungkapnya.
La Ode Darus Salam menjelaskan, salah satu tantangan koperasi selama ini adalah masih terbatasnya kemampuan dalam pengelolaan administrasi, keuangan maupun pengembangan usaha.Karena itu, pihaknya berharap peserta dapat memahami prinsip-prinsip dasar perkoperasian, mampu menyusun rencana usaha yang realistis dan berorientasi pasar, mengelola administrasi serta keuangan secara transparan, sekaligus membangun budaya kejujuran, tanggung jawab dan kerja sama antaranggota.
“Kita ingin koperasi bukan hanya nama, tetapi benar-benar menjadi ikon kebangkitan ekonomi rakyat Indonesia dan masyarakat Kota Baubau,”ungkapya.
Ditambahkan, Pemerintah Kota Baubau terus berkomitmen memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi daerah. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, pemerintah telah memfasilitasi berbagai program, antara lain pendampingan pembentukan dan legalitas koperasi, pelatihan dasar bagi pengurus dan pengawas, fasilitasi akses permodalan melalui perbankan dan lembaga pembiayaan, serta pengembangan usaha berdasarkan kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan.(adv)
Comments are closed.