Lurah Waliabuku Persiapkan Pesta Adat Banguano Hongka

BAUBAU-Pemerintah Kelurahan Waliabuku, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pesta Adat Banguano Hangka Tahun 2026. Lurah Waliabuku, Adrias Nila, menggelar musyawarah bersama Ketua Kerukunan Adat Waliabuku, perangkat adat, parabela, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai unsur kelembagaan kelurahan di Baruga Kelurahan Waliabuku, Rabu malam 16 September 2026.

Rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting, mulai dari pembentukan panitia, penetapan jadwal pelaksanaan hingga teknis ritual adat Banguano Hangka.

Adrias mengatakan, persiapan sejak awal diperlukan agar seluruh rangkaian pesta adat yang menjadi agenda tahunan masyarakat Waliabuku tersebut dapat berlangsung tertib dan sesuai dengan nilai-nilai adat yang diwariskan.

Pesta Adat Banguano Hangka tahun ini juga memiliki makna khusus karena pelaksanaannya bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-485 Kota Baubau.

Rapat persiapan pelaksanaan pesta adat di Kelurahan Waliabuku

Menurutnya, Banguano Hangka tidak hanya menjadi momentum pelestarian tradisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persatuan masyarakat dari berbagai latar belakang etnis yang hidup berdampingan di Waliabuku.

“Banguano Hangka menjadi momentum untuk menyatukan seluruh etnis, baik Bugis, Muna maupun Buton, khususnya etnis Todanga, untuk bersama-sama menjaga persatuan dalam bingkai Banguano Hangka,” ujar Adrias.

Ia berharap seluruh unsur masyarakat dapat terlibat aktif dalam menyukseskan pesta adat tersebut.

Keterlibatan tokoh adat, parabela, tokoh masyarakat, pemuda, lembaga kemasyarakatan hingga unsur keagamaan dinilai penting untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan dengan baik.

“Semangat kebersamaan ini yang harus terus kita jaga. Banguano Hangka bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga tentang persatuan dan kebersamaan masyarakat Waliabuku,” katanya.

Musyawarah tersebut dihadiri unsur Kerukunan Adat Waliabuku, RT/RW, LPM, Majelis Taklim, Karang Taruna, Forum Kesatuan Lima Kawatino, imam masjid, kader Posyandu, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.

Pemerintah Kelurahan Waliabuku berharap pelaksanaan Pesta Adat Banguano Hangka Tahun 2026 dapat menjadi bagian dari upaya mempertahankan warisan budaya sekaligus memperkuat hubungan sosial antarmasyarakat. (ADM)

You might also like More from author

Comments are closed.